Review The Boys In The Boat , Tayang Di Prime Video

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

The Boys in the Boat

Film ini menyelami bumi dayung kompetitif nan menawan, menawarkan pengalaman sinematik nan secara bagus menangkap keanggunan olahraga dan ketabahan para atletnya.

Bagi nan tak mengenal bumi ini, adegan-adegan nan ditampilkan memberikan gambaran nyata tentang para pemuda nan bergulat dengan tantangan hidup selama masa-masa susah Depresi di Amerika Serikat.

Perjuangan para karakter sangat jelas, dan movie ini secara efektif menyampaikan rasa lapar, putus asa, dan tekad tanpa henti untuk mengubah keadaan mereka.

Review  The Boys in the Boat

Inti narasinya adalah penggambaran Joe Rantz oleh Callum Turner.

The boys in the boat

Penampilan Turner nan sensitif dan bernuansa memberikan kedalaman pada karakter Joe, seorang pemuda nan ditinggalkan oleh keluarganya, menghadapi tunawisma dan ancaman dikeluarkan dari sekolah

Tawaran Universitas Washington untuk mendukung secara finansial personil tim menjadi secercah harapan, menarik ratusan orang untuk mencoba olahraga nan digambarkan sebagai “yang paling susah di dunia”.

Joel Edgerton sebagai pembimbing Al Ulbrickson, memberikan penampilan mengesankan nan menambah daya tarik dalam perjalanan tim.

Pidato motivasinya tentang persatuan dan kerja tim sangat bergema, menekankan para pendayung sebagai “delapan bagian terpisah dari kesatuan nan sama”.

Secara visual, The Boys in the Boat adalah sebuah suguhan. Film ini menangkap keanggunan balet dari mendayung dengan bidikan kaleidoskopik dari atas nan menonjolkan ketepatan ritme dayung nan membelah air.

Montase latihannya intens dan imersif, menampilkan dedikasi tim dan tuntutan bentuk dalam olahraga ini.

Meskipun movie ini unggul dalam menangkap prinsip mendayung, movie ini kandas menyempurnakan karakter pendukungnya sepenuhnya.

Selain Donny, nan diperankan oleh Jack Mulhern, nan menghadirkan pesona tenang dalam cerita, rekan satu tim lainnya sebagian besar tetap belum berkembang.

Kurangnya kedalaman karakter membikin susah untuk berasosiasi dengan mereka secara pribadi.

Meskipun demikian, The Boys in the Boat berhasilmemberikan pandangan akan  movie olahraga nan tidak diunggulkan, menawarkan narasi menarik nan penuh dengan suka dan duka.

Poin plot tradisional movie ini, mulai dari luka lecet nan menyakitkan hingga tertidur di ruang kelas dan hubungan nan tegang, dijalin dengan mulus ke dalam cerita, menambahkan lapisan keaslian dan keterhubungan.

Penutup Review  The Boys in the Boat

The Boys in the Boat  adalah movie nan secara visual menakjubkan dan menarik secara emosional nan merayakan ketahanan jiwa manusia.

Ini adalah tontonan wajib bagi fans olahraga dan siapa pun nan menghargai kisah underdog nan menyentuh hati.

Hanya dapat disaksikan di Prime Video

Selengkapnya
Sumber Berita Film Terbaru
Berita Film Terbaru