Film The Apprentice Mendapat Surat Peringatan Dan Somasi Dari Tim Hukum Donald Trump

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Film riwayat hidup Donald Trump nan kontroversial, The Apprentice, karya Ali Abbasi, membikin geger Festival Film Cannes, dan sekarang mantan Presiden AS dan calon presiden AS dari Partai Republik untuk pemilu 2024, mengambil tindakan. Variety secara eksklusif melaporkan bahwa pengacara Trump telah mengirimkan surat penghentian sementara kepada kreator movie untuk mencegah penjualan alias perilisan di AS setelah pemutaran perdana movie tersebut di awal pekan ini. Menurut dua sumber nan telah memandang surat tersebut, surat itu memperingatkan Abbasi dan perusahaannya untuk tidak mencari kesepakatan distribusi. Hal ini terjadi hanya beberapa hari setelah kampanye Trump mengeluarkan pernyataan nan menakut-nakuti bakal mengambil tindakan norma terhadap pihak-pihak nan berada di kembali movie tersebut.

Dibintangi oleh Sebastian Stan sebagai sang mantan presiden, The Apprentice mengikuti Trump pada masa-masa awalnya sebagai taipan real estat di tahun 1980-an saat dia naik ke tampuk kekuasaan di bawah pengarahan pengacara dan pengatur politik Roy Cohn, nan diperankan oleh Jeremy Strong (Succession). Film ini menunjukkan evolusinya menjadi tokoh Art of the Deal nan menjadi sangat terkenal di masyarakat, melukiskan apa nan digambarkan sebagai potret nan sangat manusiawi, sekalipun tidak menarik, dari sang maestro bisnis. Strategi bisnisnya nan tidak sesuai hukum, penyalahgunaan pil diet, dan pemerkosaan terhadap istri pertamanya, Ivana (Maria Bakalova), adalah beberapa perincian nan digambarkan dalam movie ini.

The Apprentice

Para produser movie tersebut telah mendukung penggambaran Trump, dengan seorang perwakilan merilis pernyataan pada hari Jumat nan mengatakan, “Film ini adalah potret nan setara dan seimbang dari sosok mantan presiden tersebut. Kami mau semua orang melihatnya dan kemudian memutuskan.” Abbasi, nan karyanya sebelumnya termasuk pesaing Film Internasional Terbaik 2022, Holy Spider, sebelumnya menanggapi ancaman norma Trump pada konvensi pers di Cannes, nan terdengar relatif tidak cemas tentang kemungkinan gugatan norma dan apalagi menawarkan pemutaran movie secara pribadi untuk mantan presiden tersebut sebelum mencapai kesepakatan distribusi. “Semua orang membicarakan tentang dia nan menuntut banyak orang – mereka tidak membicarakan tingkat keberhasilannya, Anda tahu.”

Direktur komunikasi kampanye Trump, Steven Cheung, mengeluarkan pernyataan pedas menanggapi debut The Apprentice di Cannes. “‘Film’ ini adalah tuduhan nan sangat jahat, tidak boleh ditayangkan, dan apalagi tidak layak mendapatkan tempat di bagian langsung ke DVD di tempat peralatan murah di toko movie potongan nilai nan bakal segera ditutup, movie ini semestinya berada di tempat sampah.” Menampilkan skenario nan ditulis oleh wartawan Gabriel Sherman, movie ini selalu diperkirakan bakal menimbulkan perdebatan lantaran muncul di tengah panasnya pemilihan umum 2024 dan di tengah persidangan berhistoris nan melibatkan Trump, nan menandai pertama kalinya mantan presiden AS didakwa di tingkat negara bagian alias federal.

Film nan diproduksi secara independen ini sekarang menghadapi masa depan nan tidak pasti, meskipun mendapat tepuk tangan meriah selama 8 menit di Cannes dan juga ulasan nan bagus. Tim Trump juga bukan satu-satunya nan merencanakan tindakan norma terhadap Abbasi dan kawan-kawan. Menurut laporan, Dan Snyder, mantan pemilik Washington Commanders nan sebelumnya berinvestasi di The Apprentice, juga telah menakut-nakuti bakal mengusulkan surat gugatan dan dikatakan sangat marah dengan langkah movie ini menggambarkan mantan presiden tersebut.

Selengkapnya
Sumber Berita Film Terbaru
Berita Film Terbaru