Film Dokumenter Ini Adalah Kisah Inspiratif Pahlawan Medis

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Kisah Inspiratif Pahlawan Medis di Pelosok Nusantara

Indonesia dengan kekayaan alamnya nan luas dan beragam, menyimpan tantangan besar dalam menyediakan jasa kesehatan di daerah-daerah terpencil.

Kisah-kisah menginspirasi dari para pahlawan medis ini memang patut mendapat apresiasi luar
biasa.

Sosok Pahlawan Medis

Nama-nama nan cukup dikenal dalam perihal pengalamannya mengabdikan diri di wilayah terpencil antara lain:
● Dr. Lie Dharmawan
Salah satu pahlawan medis tersebut adalah dr. Lie Dharmawan, nan mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) swasta pertama di Indonesia.

Dengan pelayanan medis gratis, RSA telahmenjangkau beragam penjuru Nusantara, dari Kepulauan Kei di Maluku hingga Pulau Panggangdi Kepulauan Seribu.

Dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan,memberikan angan baru bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil.

● Dr. Fransiskus Xaverius Sudanto
Di Papua, dr. Fransiskus Xaverius Sudanto, nan berkawan disapa dr. Sudanto, dikenal sebagai sosok berjasa. Dengan penghasilan nan sangat murah, sebesar Rp2.000,.

Terkadang apalagi hanya dengan sagu, rempah-rempah, alias kayu bakar, dr. Sudanto tetap gigih mengabdikan diri untuk masyarakat Papua.

Dedikasinya menunjukkan bahwa niat tulus untuk membantu sesama jauh lebih berbobot daripada materi.

● Drg. Muhammad Hirzi Nugraha
Sosok muda lainnya adalah drg. Muhammad Hirzi Nugraha, seorang master gigi nan berani memilih praktik di wilayah terpencil.

Lulusan Universitas Gadjah Mada ini pernah merasakan dibayar dengan ikan oleh masyarakat di tempatnya mengabdi lantaran kebanyakan penduduk di sana berprofesi sebagai nelayan.

Dedikasinya mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan, menjadikannya salah satu dari enam besar Nakes Teladan 2022 se-Indonesia.

● Dr. Fretsdinand Lengah
Dr. Fretsdinand Lengah, lulusan Universitas Sam Ratulangi Manado, adalah satu-satunya master di Puskesmas Limboro, Maluku.

Meski bakal mengakhiri masa mengabdinya di sana pada Agustus 2024 mendatang dan hanya bekerja selama dua tahun.

Ia adalah master pertama di wilayah tersebut, memberikan pelayanan kesehatan nan sangat dibutuhkan masyarakat pedalaman.

● Dr. Praluki Herliawan

Dr. Praluki Herliawan, nan berkawan disapa dr. Luki, pernah bekerja di Puskesmas Puring Kencana,
Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Tantangan nan dihadapinya, seperti akses jalan nan ekstrem dan listrik nan mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)

Tidak mengurangi semangatnya untuk membantu masyarakat setempat.

Ia pernah membantu pasien nan kudu melahirkan pukul 04.00 pagi waktu setempat dalam kondisi mati
lampu, seperti nan tertulis di salah satu tulisan nan dipublikasikan di situs Unisba Media.

Film Ininnawa: An Island Calling

Berbagai kisah dan tantangan para master di atas rasanya mewakili juga seperti nan terjadi di
film Ininnawa: An Island Calling.

Ini adalah sebuah movie dokumenter nan mengungkap tantangan besar nan dihadapi negara kepulauan terbesar di bumi dalam menyediakan jasa kesehatan.

Melalui kisah sebuah family nan berdedikasi untuk melayani kesehatan di pulau-pulau terpencil di Laut Flores

Film ini menggambarkan tanggungjawab dan pengorbanan nan mereka hadapi.

Mimi, seorang ibu dari dua anak, rela meninggalkan anak pertamanya untuk bekerja di pulau-pulau nan memerlukan lebih dari 30 jam perjalanan laut dari Sulawesi Selatan.

Suaminya, Hasri, juga berpisah dari family demi menjalankan panggilan hidupnya.

Ibunya, Rabiah, seorang perawat veteran, nan sekarang pensiun, tetap berkontribusi sebagai tenaga perawat
tidak resmi.

Film ini menggambarkan ketakutan dan kekhawatiran Mimi saat memulai pekerjaannya di wilayah terpencil.

Ada pertanyaan mengenai seberapa lama dia bisa memperkuat dan berpisah dengan family kecilnya.

Berapa lama Rabiah dapat menolak panggilan dari pulau-pulau tersebut.

Penghargaan Bergengsi

Ininnawa: An Island Calling telah meraih beragam penghargaan, termasuk Piala Citra untuk Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia 2022

Ada pula beragam penghargaan internasional lainnya.

Film ini disutradarai oleh Arfan Sabran dan diproduksi oleh Two Islands Digital.

Jika mau merasakan lebih dekat perjuangan mereka, jangan lewatkan untuk menonton
Ininnawa: An Island Calling di Bioskop Online.

Film ini mengungkap tantangan besar nan dihadapi dalam menyediakan jasa kesehatan di pulau-pulau terpencil.

Mengajak kita menghargai pengorbanan nan telah mereka lakukan demi kesehatan masyarakat.

Selengkapnya
Sumber Berita Film Terbaru
Berita Film Terbaru